Minggu, 30 Desember 2007

H. Uhro, Petani Udang Galah

Berkat PPK IPM Derajat Petani Meningkat


Pamarican, KORAN IMSA.

Petani Udang Galah H. Uhro mengakui, selama digulirkannya program PPK IPM oleh pemerintah dirinya secara pribadi banyak terbantu dan terangkat dalam peningkatan tarap kehidupan dan kesejahteraan keluarganya.

Sejak tahun 1999-2001 usaha dibidang pembudidayaan udang galah yang dia jalani ternyata belum bisa dirasakan secara signifikan. Namun setelah tahun 2002 sampai sekarang, berkat program pemerintah melalui PPK IPM sangat terasa. Prgram ini dirasakan Uhro banyak membantu dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan kelompok tani lainnya, khususnya di daerah Pamarican.

Alhamdulillah Program PPK IPM, telah membantu para petani dalam meningkatkan kualitas produk dan pemasaran hasil pertanian, khususnya udang galah. Kami berharap program ini bisa langgeng dan berkesinambungan. Sehingga dengan adanya program itu sedikit banyak membantu segala kesulitan yang dihadapai para petani udang galah selama ini,” ungkap Uhro yang sudah hampir 8 tahun menggeluti usaha pembudidayaan udang galah, baru-baru ini di kediamannya.

Ditambahkan Uhro, PPK IPM telah banyak membuka peluang bisnis yang sangat besar. Wawasan pengembangan pembudayaan udang galah semakin terbuka. Udang galah memiliki nilai dolar sehingga pemasarannya bukan saja bersifat lokal tapi internasional. Bisa menembus luar negeri seperti Cina, Jepang dan negara-negara asia lainnya.

Hanya saja, lanjut Uhro, dalam pembudidayaan udang galah dirinya kini masih menghadapi kendala seperti sulitnya mencari induk yang berkualitas.

Uhro berharap dengan adanya kendala yang dihadapi para petani udang galah (kesulitan mencari iduk udang yang baik, red) bisa mendapat solusi yang terbaik dari pihak pemerintah. Sebab menurutnya, dengan memiliki induk yang berkualitas akan menghasilkan bibit yang memuaskan dan memiliki nilai jual tinggi.

Dengan adanya balai benih udang galah di daerah Pamarican, Uhro berharap bisa lebih meningkatkan tarap kehidupan para petani dan kelompok petani udang galah di daerah Pamarican. Secara fisik dan fasilitas yang kini sudah ada memang sudah memadai, namun di sisi lain masih ada yang harus dibenahi, seperti tempat pertemuan para kelompok tani ,kini tengah dipersiapkan dan masih dalam proses tahap pembangunan,”tandasnya.(wn/Die/ Koran IMSA)**


Tidak ada komentar: